Service Level Agreement

Pelajari lebih lanjut tentang Service Level Agreement (SLA) kami apa saja yang dibatasi dalam jaringan kami.

Service Level Agreement

Ketika seseorang memanfaatkan jasa layanan web hosting yang disediakan oleh Distributor Hosting, maka akan ada sebuah perjanjian yang mengikat antara dua belah pihak yaitu pelanggan dan perusahaan hosting yang dalam hal ini selanjutnya disebut dengan istilah Service Level Agreement (SLA) atau yang dalam bahasa Indonesia dikatakan sebagai Perjanjian Tingkat Layanan. Akan tetapi, hal ini hanya menyangkut dua pihak saja, sehingga ketika ada orang lain yang dalam hal ini reseller yang secara resmi tidak terdaftar sebagai pelanggan, maka pihak ketiga ini tidak berhak mendapatkan Perjanjian Tingkat Layanan.

Jaminan Uptime Konektivitas Internet

Merujuk pada Perjanjian Tingkat Layanan yang telah disepakati oleh kedua pihak, perusahaan Distributor Hosting akan memberikan pelayanan konektivitas jaringan internet yang mencapai 99% uptime per bulan. Dalam hal ini, sesuai dengan Perjanjian Tingkat Layanan, maka bisa dikatakan bahwa ketika terjadi gangguan ataupun downtime di atas 1% x 30 x 24 jam (7,2 jam) di luar kegiatan perbaikan, maka pihak pelanggan bisa mengajukan klaim atas Perjanjian Tingkat Layanan yang telah disetujui sebelumnya yang juga terdapat dalam situs resmi Distributor Hosting.

Akan tetapi, jika memang hal semacam ini terjadi, maka dengan berpegang pada aturan yang terdapat pada Perjanjian Tingkat Layanan, untuk pelanggan yang menetap di negara Amerika Serikat, maka pihaknya akan mendapatkan jaminan yang berupa jalur alternatif lain yang akan terhubung dengan jaringan internasional, sehingga pihak pelanggan akan masih mendapatkan konektivitas yang sangat baik tanpa adanya gangguan.

Sedangkan bagi para pelanggan yang memang berdomisili di Indonesia, maka sesuai dengan Perjanjian Tingkat Layanan yang ada, bisa dikatakan bahwa mereka akan mendapatkan jaminan yang berupa layanan untuk terhubung antar negara ataupun dalam daerah di suatu negara yaitu melalui server IIX ataupun OIXP. Ketika dalam satu waktu pada satu bulan terjadi kegagalan konektivitas yang diberikan oleh pihak Distributor Hosting dengan prosentase kegagalan hanya di atas 1%, maka sesuai Perjanjian Tingkat Layanan, anda bisa melakukan klaim secara resmi kepada perusahaan penyedia jasa hosting.

Jaminan Uptime Server

Terkait dengan kelancaran konektivitas yang akan mempengaruhi kepuasan pelanggan, maka pihak Distributor Hosting akan melakukan maintenance secara rutin pada Minggu malam dan Senin dini hari. Dalam hal ini, merujuk pada Perjanjian Tingkat Layanan yang ada, maka hal ini memang sesuai dengan apa yang terdapat pada website resmi Distributor Hosting yang akan selalu memberikan jaminan uptime server hingga mencapai 99% tanpa terkait dengan tindakan perbaikan.

Perlu anda ketahui bahwa dalam melakukan maintenance, sesuai dengan Perjanjian Tingkat Layanan, maka pihak Distributor Hosting berwenang untuk tidak mengeluarkan notifikasi sebelumnya melalui website resminya. Akan tetapi, berpadu pada Perjanjian Tingkat Layanan, ketika terjadi gangguan konektivitas yang dalam hal ini berada di luar kegiatan perbaikan ataupun maintenance yang hanya melebihi batas 1%, maka anda berhak untuk melakukan claim kepada pihak Distributor Hosting.

Jaminan Keamanan Data

Firewal

Untuk pagar keamanan paling depan kami menggunakan firwal. anda sebagai pelangan bisa saja tidak dapat mengakses situs anda yang dikarenakan firwal. beberapa hal yang dapat mengakibatkan anda terblokir oleh firwal kami:

Klaim Atas Kegagalan Jaminan

Sesuai dengan apa yang tertera pada Perjanjian Tingkat Layanan, maka bisa dikatakan bahwa pihak pelanggan boleh melakukan klam atas gangguan yang terjadi kepada pihak Distributor Hosting dengan rentang waktu maksimal 7 hari setelah gangguan tersebut berlangsung. Akan tetapi, jika klaim tersebut disebabkan karena kegagalan di saat uptime server ataupun uptime network, maka seuai dengan apa yang disetujui dalam Perjanjian Tingkat Layanan, maka pengaduan harus disertai dengan hasil traceroute yang nantinya akan dilakukan pengecekan secara resmi oleh pihak Distributor Hosting.
Akan tetapi, pengaduan akan ditolak oleh pihak Distributor Hosting ketika gangguan pada uptime server terjadi karena pihak lain yang berada diluar tanggungjawab dari pihak Distributor Hosting seperti berikut ini.

  1. Terjadinya gangguan konetivitas yang ada pada ISP pelanggan.
  2. Adanya gangguan jaringan yang terdapat pada jalur yang mengarah pada jalur dari Distributor Hosting kepada pelanggan.
  3. Gangguan yang disebabkan oleh adanya bencana alam yang tidak terduga.
  4. Munculnya gangguan karena pihak ketiga

Akan tetapi, jika gangguan yang terjadi sesuai dengan apa yang telah ditentukan sebelumnya oleh Distributor Hosting, maka sesuai Perjanjian Tingkat Layanan pihak Distributor Hosting berkewajiban untuk mengganti biaya hosting dalam 1 bulan ataupun dengan memberikan kompensasi tambahan lainnya. Namun, hal ini akan hangus ketika pihak pelanggan menyalahi Acceptable Usage Policy ataupun akun pelanggan yang telah dihapus.

Pemungutan Pajak

Bagi pelanggan yang memang memerlukan faktur pajak, maka sesuai dengan Perjanjian Tingkat Layanan, pihaknya bisa menghubungi email Distributor Hosting dengan melampirkan scan NPWP. Kemudian faktur pajak tersebut akan dikirim dalam waktu 2 minggu setelah transaksi pembayaran dilakukan.

Ketentuan lain dinyatakan bahwa bagi perusahaan yang pajaknya mencapai Rp 1 juta lebih, maka pihaknya wajib mengumpulkan SSP lembar 1 dan 3 kepada pihak Distributor Hosting. Sedangkan bagi perusahaan yang pajaknya kurang dari Rp 1 juta, maka perusahaan tersebut diwajibkan membayar jumlah uang yang terdapat di invoice dengan ditambah PPN. Untuk informasi lebih detail anda bisa menghubungi pihak Distributor Hosting.

Billing dan Pembayaran

Untuk melakukan pembayaran, maka sesuai dengan Perjanjian Tingkat Layanan, pihak pelanggan akan mendapatkan notifikasi email 10 hari sebelum jatuh tempo pembayaran. Selain itu, pada domain yang telah expired, maka akan dialihkan dan akan bisa diakses ulang setelah 6-48 jam.

Untuk hosting yang telah expired, maka akan dikenakan suspend setalah 3 hari selepas jatuh waktu pembayaran dan tidak akan mendapatkan layanan setelah 10 hari dari jatuh tempo pembayaran. Untuk hosting yang sudah tidak aktif lagi, menurut Perjanjian Tingkat Layanan bisa kembali diaktifkan lagi dengan melakukan aktivasi ulang yang disertai dengan penambahan biaya dan pastinya pihak Distributor Hosting tidak akan memberikan jaminan backup. Pastikan juga untuk melakukan konfirmasi pembayaran melalui website, telepon, email ataupun customer service.

Akan tetapi, jika dalam 24 jam tidak ada bukti pembayaran yang dikirim balik oleh pihak Distributor Hosting melalui email, maka pembayaran tersebut tidak bisa dikonfirmasi dan segala konsekuensi ditanggung oleh pihak pelanggan. Jadi lakukan konfirmasi setelah melakukan pembayaran.

Data Kepemilikan

Perubahan Data Kepemilikan

Kebijakan Refund

Silahkan kunjungi halaman persetujuan pembatalan Disini »